DAMPAK DAN PENGARUH BELAJAR SELAMA BULAN PUASA

Pada bulan suci Ramadhan performa murid dalam belajar menjadi menurun,terutama pada focus dalam belajar.wajah para murid yang biasanya berseri namun pada saat berpuasa menjadi lemah dan lesu,serta kurang focus dikarenakan rasa lapar dan ngantuk akibat berpuasa,namun apakah benar berpuasa bisa menurunkan performa otak dalam belajar?apakah berpuasa dapat berpengaruh buruk dalam belajar?,maka dari itu kita akan membahas pengaruh belajar selama bulan puasa. 
 Menurut studi yang dilakukan Mark Mattson yang menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan pertumbuhan neuron baru pada otak manusia. Fungsi neuron untuk struktural dan fungsional dari sistem saraf. Neuron memiliki kemampuan sebagai konduktivitas (penghantar) dan kemampuan eksistabilitas (dapat dirangsang), serta kemampuan merespon. 
 Neuron dibagi menjadi tiga macam berdasarkan fungsi dan strukturnya. Pertama, sel saraf sensorik yang berfungsi menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (medula spinalis). 
Ujung akson dari saraf sensorik berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). 
 Kedua, sel saraf sotorik yang berfungsi mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Dendritnya yang panjang berhubungan dengan akson saraf asosiasi, sedangkan aksonnya dapat sangat panjang.
 Ketiga, sel saraf intermediete/sel saraf konektor yang berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Sel saraf intermediete menerima impuls dari reseptor sensorik atau sel saraf asosiasi lainnya. Ketiga sel saraf tersebut membentuk suatu sistem yang saling terkait sampai tersalurkannya suatu impuls dari luar dan mendukung konsentrasi seseorang. 
 Lalu menurut penelitian Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan, aktivitas puasa atau mengurangi makan selama beberapa minggu secara signifikan akan meningkatkan daya ingat. Ternyata rasa lapar dapat menentramkan otak untuk bisa berpikir jernih. 
Nah lho kok penelitian mengatakan puasa justru baik untuk otak dan konsentrasi? Tapi kok selama bepuasa malah tidak focus dan lemot dalam belajar? Tapi tidak sedikit juga yang merasa susah focus dalam belajar selama berpuasa,apakah ada yang salah kok bisa ga focus padahal penelitian menunjukan kalau puasa itu bagus untuk otak? Dikutip dari Detik, paling nggak ada 3 hal yang menjadikan kamu sulit berkonsentrasi saat puasa. Pertama, penurunan gula darah. Gula darah yang menurun ini disebabkan kamu kebanyakan mengonsumsi makanan berkarbohidrat (nasi putih, roti, roti, dan minuman manis) Tapi bukannya kalo ga ada asupan karbohidrat kita jadi lemas? Yaa memang benar. Mengonsumsi makanan dan minuman berkarbohidrat akan membuat gula darah naik dan tubuh kita akan kuat. Tapi hanya dalam beberapa waktu saja. Andai saja otak punya hati, dia pasti nggak ingin gula darah itu datang tiba-tiba dalam jumlah yang banyak. Oleh karenanya, otak memerintahkan hormon insulin untuk menurunkan gula darah. 
Terlalu banyak makan gorengan saat sahur juga bisa menurunkan konsentrasi,karena apapun yang penyajiannya di goring pasti menggunakan minyak.. Nah, minyak inilah yang membuat oksigen di otak berkurang 20 persen.
 Faktor ketiga, atau yang terakhir ialah kurangnya minum saat sahur. Kamu harus bisa memastikan asupan minum kamu selama puasa tercukupi dengan baik. Nggak semua orang itu harus minum 8 gelas per hari atau 2 liter per hari. 

 Ternyata, memang bener puasa itu bisa bikin konsentrasi jadi menurun, tapi penyebabnya karena kesalahan konsumsi makanan saat sahur alias kamu sendiri penyebabnya yang nggak memperhatikan keseimbangan gizinya. Jadi agar bisa focus belajar selama puasa kita harus memperhatikan makanan yang kita konsumsi agar belajar selama puasa bisa lancar aman dan damai 🙂

Komentar